Dari komitmen menuju implementasi: Sumber daya baru yang memajukan pembiayaan teritorial langsung
Pembicaraan mengenai pembiayaan langsung untuk Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal telah melampaui komitmen. Di seluruh wilayah, dana teritorial kami telah menunjukkan bagaimana pembiayaan dapat menjangkau komunitas kami melalui tata kelola, visi jangka panjang, dan prioritas yang ditetapkan secara lokal.
Pada Juni 2026, Platform Shandia kami, dana teritorial, dan Gerakan Perempuan GATC terus mendokumentasikan pengalaman-pengalaman ini, menghasilkan bukti, dan memperkuat pembelajaran kolektif yang akan terus membentuk generasi pembiayaan teritorial berikutnya.
Kami mengundang Anda untuk menjelajahi dua publikasi baru yang menangkap pelajaran-pelajaran ini dan berkontribusi pada gerakan yang berkembang untuk pendanaan teritorial langsung.
Laporan Shandia Kami 2025


Pembiayaan teritorial berhasil ketika komunitas kami memimpinnya.
Laporan Shandia Kami 2025 mendokumentasikan investasi yang dilakukan melalui dana teritorial kami yang merupakan bagian dari Platform Shandia kami selama tahun 2025 sambil mengkaji peluang, kesenjangan pendanaan, dan tantangan struktural yang terus membentuk pembiayaan teritorial langsung.
Untuk pertama kalinya, laporan ini melampaui pelacakan sumber daya yang diinvestasikan. Laporan ini juga menganalisis kualitas pendanaan yang mencapai mekanisme teritorial, termasuk:
- durasi komitmen pendanaan;
- dukungan institusional versus dukungan terbatas proyek;
- berbagai aktor yang mendanai dana teritorial;
- dan kondisi yang diperlukan agar pembiayaan langsung menjadi lebih berkelanjutan.
Laporan ini mengajukan pertanyaan penting:
Apa lagi yang perlu diubah agar komitmen global menjadi dukungan yang berarti bagi Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal di lapangan?
Kesimpulannya jelas:
Pembiayaan teritorial paling efektif ketika kami memimpin tata kelola, implementasi, dan pengambilan keputusan.
Investasi teritorial yang responsif gender


Pembiayaan yang dirancang bersama perempuan, bukan hanya untuk perempuan.
Pendanaan Langsung Responsif Gender untuk Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal: Pelajaran dari Dana Teritorial, dikembangkan oleh Platform Shandia kami, Gerakan Perempuan kami, dan delapan dana teritorial dari Afrika, Asia, Mesoamerika, Brasil, dan Cekungan Amazon
Laporan ini mengkaji hambatan yang terus dihadapi perempuan Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal dalam mengakses pembiayaan iklim dan keanekaragaman hayati sambil menyoroti solusi praktis yang sudah diterapkan oleh dana teritorial.
Pesan utamanya lugas:
Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembiayaan iklim.
Mereka adalah pemimpin, pemegang hak, pembuat keputusan, dan pemegang pengetahuan yang partisipasinya memperkuat tata kelola teritorial dan menghasilkan hasil yang lebih adil dan berkelanjutan.
Berdasarkan pengalaman dari berbagai wilayah, publikasi ini menawarkan rekomendasi praktis bagi donor, pembuat kebijakan, dan lembaga pendanaan yang berupaya menjadikan pembiayaan langsung lebih inklusif dan efektif.
Belajar bersama untuk memperkuat pembiayaan teritorial kami





Selama Komunitas Pembelajaran Shandia baru-baru ini, beberapa dana teritorial kami dari Afrika, Asia, Mesoamerika, Brasil, dan Cekungan Amazon berkumpul untuk bertukar pelajaran tentang tata kelola, pemantauan, pembiayaan langsung, dan keberlanjutan jangka panjang.
Satu pertanyaan memandu diskusi:
Bagaimana pembiayaan benar-benar mencapai orang-orang yang melakukan pekerjaan itu?
Kami menegaskan kembali beberapa prioritas bersama:
- Dana teritorial kami adalah mekanisme tata kelola yang dibangun oleh komunitas—bukan sistem penyaluran eksternal.
- Pemantauan, evaluasi, dan pembelajaran harus menanggapi realitas kami dan dirancang dengan kepemimpinan teritorial.
- Perempuan dan pemuda harus berpartisipasi dalam merancang, mengatur, dan mengalokasikan sumber daya, tidak hanya menerimanya.
- Kemitraan harus didasarkan pada kepercayaan, saling menghormati, dan pengakuan atas tata kelola kami.
Diskusi juga memperkuat bahwa tantangannya bukan lagi menunjukkan bahwa pembiayaan teritorial berhasil.
Tantangannya adalah memastikan bahwa komitmen global diterjemahkan menjadi dukungan yang berkelanjutan, fleksibel, dan langsung untuk Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal kami.
Pembicaraan berlanjut
Peluncuran publikasi ini bukanlah akhir dari sebuah proses—ini adalah awal dari fase berikutnya.
Sepanjang sisa tahun ini, pelajaran, bukti, dan rekomendasi yang muncul dari Platform Shandia dan dana teritorial kami akan terus menginformasikan percakapan global utama tentang iklim, keanekaragaman hayati, dan tata kelola lahan, termasuk UNCCD COP17, Climate Week NYC, CBD COP17, dan UN Climate Change COP31.
Di seluruh ruang ini, kami akan terus memajukan pesan bersama: pembiayaan teritorial langsung bukanlah aspirasi, melainkan sudah diimplementasikan. Dana teritorial kami telah menunjukkan bahwa ketika sumber daya diatur oleh kami, investasi menjadi lebih efektif, adil, dan responsif terhadap prioritas teritorial kami.
Pengetahuan ada. Sistem tata kelola ada. Pengalaman ada.
Tantangan ke depan adalah memastikan bahwa komitmen global diimbangi dengan pembiayaan jangka panjang, fleksibel, dan langsung yang memperkuat institusi, kepemimpinan, dan visi teritorial Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal kami.




























